Blogger Widgets Welcome to My Blog

Kamis, 18 Desember 2014

Manusia dan Pandangan Hidup


Jelaskan Pengertian Pandangan Hidup
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup yang berbeda-beda. Pandangan hidup bersifat kodrati, karena menentukan masa depan seseorang. Pengertian pandangan hidup adalah pegangan, arahan, landasan, pertimbangan yang dijadikan manusia sebagai pedoman hidup. Menurut saya pandangan hidup adalah mind set. 

       Sebutkan macam-macam sumber Pandangan Hidup
Pandangan   hidup  banyak  sekali  macamnya ,   akan  tetapi  pandangan hidup  dapat  diklasifikasikan berdasarkan asalnya terdiri dari  3 macam, yaitu:
(A)  Pandangan hidup yang berasal dari agama  yaitu  pandangan  hidup yang mutlak kebenarannya. Pandangan hidup yang berasal dari agama dianggap merupakan sebagai pedoman untuk mencapai kesuksesan baik di dunia ataupun di akhirat. Contohnya dalam agama Islam pandangan hidup seorang muslim adalah Al’quran dan sunnah.
(B) Pandangan  hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan nonna yang  terdapat  pada  negara  tersebut. Pandangan hidup yang berasal dari ideologi contohnya adalah pancasila.
(C)  Pandangan  hidup  hasil  renungan  yaitu pandangan  hidup yang  relatif kebenarannya. Relatif disini maksudnya adalah belum tentu pandangan hidup seseorang benar artinya adalah apa yang kita anggap benar belum tentu benar juga menurut pandangan orang begitu pun sebaliknya. Misalnya aliran kepercayaan seperti agama Animisme, Kong Chu, Sinto, Budha, Hindu, Angtingkan, dll.
            Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu  organisasi,  maka  pandangan  hidup  itu disebut  Ideologi.  Jika  organisasi  itu organisasi politik,  ideologinya  disebut  ideologi  politik.  Jika organisasi  itu negara,  ideologinya  disebut ideologi  negara. Pandangan   hidup  pada  dasarnya  mempunyai   unsur-unsur  yaitu  cita-cita,  kebajikan, usaha,  keyakinan/kepercayaan. 

Jelaskan Pengertian Ideologi 
     Ideologi adalah cara pandang negara. 

Jelaskan 2hak ideologi 
     Hak ideologi ada 2, yaitu ideologi hukum dan ideologi politik.
1.    Ideologi Hukum
Ideologi Hukum adalah Panutan atau acuan terhadap hukum yang berlaku
2.    Ideologi Politik
Ideologi Politik adalah Panutan atau acuan terhadap politik
Pengertian Cita-Cita
Cita-cita menurut definisi adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Cita-cita merupakan suatu keinginan yang ada di dalam hati seseorang. Semua manusia pasti punya cita-cita, tidak ada orang yang tidak mempunyai cita-cita.
Seseorang bisa mengapai cita-cita yang mereka inginkan dengan cara kita harus berusaha keras dan berdoa kepada Allah S.W.T untuk mengapainya tanpa ada keluhan atau rasa capek atau paksaan. Kalau kita tidak berusaha untuk mengapai cita-cita yang kita inginkan hal itu tidak akan mudah kita dapatkan.
Contoh cita-cita, “Setelah tamat SMA, Pipi ingin melanjutkan kuliah di UI (Universitas Indonesia) jurusan kedokteran. Ia mendaftar dan mengikuti test masuk Perguruan Tinggi Negeri ternyata ia tidak lulus test dan keinginan untuk masuk di UI itu gagal.

Pengertian tentang Kebijakan, Makna kebaikan 
     Kebajikan atau kebaikan pada hakikatnya adalah perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama atau etika. Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik dan makhluk bermoral. Dia adalah seorang individu yang utuh, terdiri atas jiwa dan raga. Dia memiliki hati yang memihak pada kebenaran dan selalu mengeluarkan pendapat sendiri tentang pribadinya, perasaannya, cita-citanya, dan hal-hal lainnya. Manusia lebih cenderung memihak pada kebaikan untuk dirinya sendiri. Inilah yang membuat sebagian manusia ‘terpilah’ menjadi manusia egois, yang sering kali seperti tidak mengenal kebajikan.
 Faktor-faktor yang menentukan tingkah laku seseorang, yaitu:
1. Manusia itu sendiri,
2. Kondisi yang dihadapi dalam rangka mencapai cita – cita tersebut,
3. Seberapa tinggi cita – cita yang ingin dicapai.
Pengertian Usaha / perjuangan
           Usaha/perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia harus bekerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha/perjuangan. Perjuangan untuk hidup, dan ini sudah kodrat manusia. Tanpa usaha/perjuangan, manusia tidak dapat hidup. Apabila seseorang bercita-cita untuk menjadi aktris atau aktor, ia harus bisa belajar acting dengan sungguh-sungguh supaya apa yang ia inginkan terwujud 

Ada 3 Aliran Filsafat. 
  Menurut Prof  Dr.Harun Nasution ada 3 aliran filsafat, yaitu:
1.    Aliran Naturalisme
Aliran Naturalisme Hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natur, dan itu dari Tuhan.
2.    Aliran Intelektualisme
Aliran Intelektualisme Dasar aliran ini adalah logika / akal. Manusia mengutamakan akal. Dengan akal manusia dapat berpikir.
3.    Aliran Gabungan
Aliran Gabungan Dasar aliran ini ialah kekuatan gaib dan juga akal. kekuatan gaib yang artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan.
Pengertian keyakinan atau kebenaran 
       Keyakinan adalah suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran. Karena keyakinan merupakan suatu sikap, maka keyakinan seseorang tidak selalu benar -- atau, keyakinan semata bukanlah jaminan kebenaran. 
      Kepercayaan adalah suatu keadaan psikologis pada saat seseorang menganggap suatu premis benar. 

Langkah-langkah Berpandangan Hidup Yang Baik
         1.    Mengenal
         2.    Mengerti
         3.    Menghayati
         4.    Meyakini
        5.    Mengabdi
        6.    Mengamankan



Sumber:

dwiariyanilylaku.blogspot.com/…/manusia-dan-pandangan-hidup.html 
http://sanusiadam79.wordpress.com/2013/04/25/manusia-dan-pandangan-hidup/ 
http://id.wikipedia.org/wiki/Keyakinan_dan_kepercayaan 
http://windyku.wordpress.com/2011/03/19/keyakinan-dan-pandagan-hidup/

Sabtu, 22 November 2014

Manusia Dan Keadilan


Pengertian keadilan, makna keadilan dan beri contoh min 1, ttg keadilan
Istilah keadilan (iustitia) berasal dari kata "adil" yang berarti: tidak berat sebelah, tidak memihak, berpihak kepada yang benar, sepatutnya, tidak sewenang-wenang. Menurut saya keadilan adalah suatu hal yang sama rata.Makna dari keadilan adalah tidak berpihak pada siapa pun. Contoh keadilan:
1.       keputusan pengadilan,
2.       Ayah membelikan boneka barbie untuk Pipi yang sama seperti punya kakaknya.
Sila dalam pancasila yang ada hubungannya dengan keadilan sosial
Yang termasuk sila dalam pancasila yang ada hubungannya dengan keadilan sosial itu adalah sila ke-5. Sila ke-5 yang berbunyi “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”, dimana sila ke-5 ini mempunyai makna bahwa seluruh Rakyat Indonesia harus mendapatkan perlakuan yang  adil baik itu dalam hukum, politik, ekonomi, kebudayaan, maupun kebutuhan spiritual ataupun kebutuhan rohani sehingga terciptanya masyarakat yang adil atau makmur di dalam pelaksanaan kehidupan bernegara. Inti dari sila ke 5 ini yaitu adanya persamaan manusia di dalam kehidupan bermasyarakat tidak adanya perbedaan atau saling iri satu sama lain dan semuanya akan mendapatkan masing-masing hak yang seharusnya mereka dapatkan dengan cara yang adil.
5 wujud keadilan sosial yang diperinci dlm perbuatan dan sikap
1.       Perbuatan dan Sikap yang perlu kita pupuk maksudnya adalah kejujuran
2.       Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3.       Sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang lagi membutuhkan
4.       Sikap suka bekerja keras.
5.       Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.
8 (delapan) jalur pemerataan yang merupakan asas keadilan sosial
Ada 8 jalur pemerataan yang merupakan asas keadilan sosial, terdiri dari:
1.      Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak, khususnya pangan, sandang dan papan ( perumahan ).
2.      Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan pelayanan keselamatan.
3.      Pemerataan pembagian pendapatan.
4.      Pemerataan kesempatan kerja.
5.      Pemerataan kesempatan berusaha.
6.      Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembagunan khurusnya bagi generasi muda dan jaum wanita.
7.      Pemerataan penyebaran pembangunan di wilayah tanah air.
8.      Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan.
 Sumber:
 https://dadangpramono.wordpress.com/2013/04/20/manusia-dan-keadilan/

Kamis, 30 Oktober 2014

Manusia dan Penderitaan

1. Manusia dan Penderitaan
          Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta yaitu dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan.Penderitaan merupakan realitas dunia pada manusia. Peranan individu juga menentukan berat tidaknya Intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang, belum tentu kalau itu merupakan salah satu penderitaan bagi orang lain.
         Penderitaan itu banyak jenisnya, seperti penderitaan kejiwaan yang dialami oleh manusia, dan fisik. Penderitaan fisik, contohnya: TKW mereka mendapatkan siksaan fisik yang dilakukan oleh majikannya. Kalau penderitaan kejiwaan, contohnya: Orang-orang yang selalu mendapatkan tekanan atau ancaman yang bukan merupakan fisik sehingga orang itu bisa menjadi gila atau stress.

2.Siksaan
     a. Jelaskan tentang pengertian siksaan
              Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, sadisme, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai suatu cara interogasi untuk mendapatkan pengakuan.

      b. Jelaskan tentang phobia

              Phobia adalah perasaan takut yang berlebihan pada suatu hal yang pernah dialami oleh semua orang.  Walaupun ada ratusan macam phobia, tetapi, pada dasarnya phobia-phobia tersebut merupakan bagian dari 3 jenis phobia, yang menurut buku DSM-IV (Diagnostic and Statistical Manual for Mental Disorder IV) ketiga jenis phobia itu adalah:


1. Phobia sederhana atau spesifik (Phobia terhadap suatu obyek/keadaan tertentu) seperti pada binatang, tempat tertutup, ketinggian, dan lain lain.

2. Phobia sosial (Phobia terhadap pemaparan situasi sosial) seperti takut jadi pusat perhatian, orang seperti ini senang menghindari tempat-tempat ramai.


3. Phobia kompleks (Phobia terhadap tempat atau situasi ramai dan terbuka misalnya di kendaraan umum/mall) orang seperti ini bisa saja takut keluar rumah.


Teknik Penyembuhan

      Ada beberapa teknik Untuk penyembuhan phobia diantaranya adalah sbb:



1. Hypnotheraphy 
        Penderita phobia diberi sugesti-sugesti untuk menghilangkan phobia.



2. Flooding: Exposure Treatment yang ekstrim
       Si penderita phobia yang ngeri kepada anjing (cynophobia), dimasukkan ke dalam ruangan dengan beberapa ekor anjing jinak, sampai ia tidak ketakutan lagi.



3. Desentisisasi Sistematis 
      Dilakukan exposure bersifat ringan. Si penderita phobia yang takut akan anjing disuruh rileks dan membayangkan berada ditempat cagar alam yang indah dimana si penderita didatangi oleh anjing-anjing lucu dan jinak.



4. Abreaksi
      Si penderita phobia yang takut pada anjing dibiasakan terlebih dahulu untuk melihat gambar atau film tentang anjing, bila sudah dapat tenang baru kemudian dilanjutkan dengan melihat objek yang sesungguhnya dari jauh dan semakin dekat perlahan-lahan. Bila tidak ada halangan maka dapat dilanjutkan dengan memegang anjing dan bila phobia-nya hilang mereka akan dapat bermain-main dengan anjing. Memang sih bila phobia yang dikarenakan pengalaman traumatis lebih sulit dihilangkan.



5. Reframing 
      Penderita phobia disuruh membayangkan kembali menuju masa lampau dimana permulaannya si penderita mengalami phobia, ditempat itu dibentuk suatu manusia baru yang tidak takut lagi pada phobia-nya.
     c. Sebutkan 3 siksaan yang sifatnya psikis
           • Kebimbangan, siksaan ini terjadi ketika manusia sulit untuk menentukan pilihan yang mana akan meraka pilih dan mereka tidak pilih. Situasi ini sangat membuat psikis manusia tidak stabil dan butuh pertimbangan yang amat sangat sulit.
          • Ketakutan, adalah suatu reaksi psikis emosional terhadap sesuatu yang ditakuti oleh manusia.
          • Rasa takut ini dapat menimbulkan traumatik yang amat mendalam. Dampaknya manusia bisa kehilangan akal pikirannya dan membuat manusia berkejatuhan mental.
         • Kesepian, merupakan perasaan sepi yang amat sangat tidak diinginkan oleh setiap manusia. Pada hakikatnya manusia itu adalah makhluk yang bersosial ,hidup bersama dan tidak hidup seorang diri.Faktor ini dapat mengakibatkan depresi kejiwaan yang berat dan merupakan siksaan paling mendalam yang menimpa rohani manusia
3. Kekuatan Mental
    a. Pengertian Kekuatan Mental
       Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.
      b. Gejala-gejala apa yang seseorang mengalami kekalutan mental
           Gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
1. nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
2. nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah
      Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
1. Gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohani.
2. Usaha mempertahankan diri dengan cara negatif
3. Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang 3bersangkutan mengalami gangguan.
      c. Sebutkan sebab-sebab timbulnya kekalutan mental
             Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental ada 3, yaitu :
1. Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna.
2. Terjadinya konflik sosial budaya.
3. Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial.
         Proses kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya kearah positif dan negatif.
Positif; trauma jiwa yang dialami dijawab dengan baik sebgai usaha agar tetap survey dalam hidup, misalnya melakukan sholat tahajut, ataupun melakukan kegiatan yang positif setelah kejatuhan dalam hidupnya.
Negatif; trauma yang dialami diperlarutkan sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapai nya apa yang diinginkan.

Bentuk frustrasi antara lain :
1. Agresi, berupa kemarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali dan secara fisik berakibat mudah terjadi hipertensi atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya.
2. Regresi adalah kembali pada pola perilaku yang primitif atau ke kanak-kanakan
3. Fiksasi adalah peletakan pembatasan pada satu pola yang sama (tetap) misalnya, dengan membisu.
4. Proyeksi; merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negatif kepada orang lain.
5. Identifikasi, adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imaginasinya
6. Narsisme, adalah self love yang berlebihan sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior dari paa orang lain.
7. Autisme, ialah menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, ia puas dengan fantasi nya sendiri yang dapat menjurus ke sifat yang sinting
4. Penderitaan dan Perjuangan
      a. Jelaskan hubungan Penderitaan dan Perjuangan

Sabtu, 18 Oktober 2014

BAB V. Manusia Dan Keindahan

1. Pengertian Tentang Keindahan
           Kata keindahan berasal dari suku kata "indah" yang artinya bagus, permai, cantik. Keindahan adalah sesuatu yang relatif, dimana setiap orang memiliki pemikiran berbeda-beda sama apa yang mereka lihat. Allah menciptakan sebuah keindahan yang dimana manusia bisa merasakan keindahan itu, dan mereka bisa mengerti apa itu arti keindahan. Selain itu manusia pasti membutukan keindahan di dalam hidupnya, iya karena keindahan bisa memberikan warna di dalam kehidupan manusia masing-masing dan mereka bisa menjalankan hidupnya dengan rasa senang atau bahagia dengan adanya keindahan itu.

    Keindahan dibedakan berdasarkan pengertian:

    a. Keindahan sebagai suatu kualitas abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah
         Terkadang disekitar kita sering beranggapan bahwa suatu keindahan selalu disamakan dengan suatu kualitas benda yang sifatnya abstrak karena Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu baru jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu karya. Dengan kata lain keindahan itu baru dapat dinikmati jika dihubungkan dengan suatu bentuk. Dengan bentuk itu keindahan berkomunikasi.
           Menurut cakupannya orang harus membedakan keindahan sebagai suatu kualitas abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Untuk pembedaan itu dalam bahasa Inggris sering dipergunakan istilah “beauty” (keindahan) dan “the beautiful” (benda atau hal indah). Dalam pembatasan filsafat, kedua pengertian ini kadang-kadang dicampuradukkan saja.
    b. Sebutkan tentang keindahan yang seluas-luasnya
         Keindahan yang seluas-luasnya ada 4 macam, yaitu:
  1. Keindahan Seni,
  2. Keindahan Alam,
  3. Keindahan Moral, dan
  4. Keindahan Intelektual
   c. Jelaskan dalam arti estetik murni
         Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetik seorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang diserapnya.
   d.  Jelaskan Nilai etetik
             Dalam rangka teori umum tentang nilai The Liang Gie menjelaskan bahwa, pengertian keindahan dianggap sebagai salah satu jenis nilai seperti halnya nilai moral, nilai ekonomi, nilai pendidikan, dan sebagainya. Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik. Dalam ”Dictionary of Sociology and Related Science” diberikan rumusan tentang nilai sebagai berikut :
            ”The believed Capacity of any object to saticgy a human desire. The Quality of any object which causes it be of interest to an individual or a group” (Kemampuan yang dianggap ada pada suatu benda yang dapat memuaskan keinginan manusia. Sifat dari suatu benda yang menarik minat seseorang atau suatu kelompok).
            Hal itu berarti, bahwa nilai adalah semata-mata adalah realita psikologi yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan, karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada hendaknya itu sendiri. Nilai itu (oleh orang) dianggap terdapat pada suatu benda sampai terbukti letak kebenarannya.
  •   Bedakan nilai ekstrinsik, dan nilai instrinsik
            Nilai Ekstrinsik, adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (”instrumental! Contributory value”), yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu. contohnya: puisi, bentuk puisi yang terdiri dari bahasa, diksi, baris, sajak, irama, sedangkan Nilai intrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri. Contohnya: pesan puisi yang ingin disampaikan kepada pembaca melalui (alat benda) puisi itu disebut nilai intrinsik.

    e. Jelaskan pengertian tentang kontemplasi dan ekstansi
            Kontemplasi adalah Seseorang yang meluangkan waktunya untuk merenung apa yang orang lain katakan dan berfikir apa yang seharusnya dia lakukan, sedangkan Ekstansi adalah Perasaan manusia yang menyatakan, merasakan, menikmati sesuatu yang indah

2. Masalah Renungan
          Renungan berasal dari kata renung artinya memikirkan sesuatu. Renungan adalah pembicaraan diri kita sendiri atau pembicaraan dalam hati kita tentang suatu hal
     Sebutkan teori-teori dalam renungan
  1. Teori Pengungkapan,
  2. Teori Metafisik, dan
  3. Teori Psikologis
 3. Keserasian
          Keserasian adalah suatu hal yang sama atau cocok.
      Sebutkan teori-teori keserasian
          Ada 2 teori keserasian, yaitu:
  1.  Teori Objectif dan teori Subjectif
             Teori Objectif,  berpendapat bahwa keindahan atau ciri-ciri yang menciptakan suatu nilai estetika adalah sifat kualitas yang memang melekat di dalam bentuk indah yang bersangkutan, lepas dari orang-orang yang mengamatinya, sedangkan Teori Subjectif, menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindahan pada suatu benda tidak ada, yang ada hanya perasaan manusia ketika mereka melihat atau mengamati benda tersebut.

         2.     Teori Perimbangan
                   Teori Perimbangan adalah teori yang diungkap dengan cara kualitatif dan menggunakannya memakai angka


Sumber: 
http://kevin-denianri.blogspot.com/2011/06/teori-keserasian.html
http://irwanzulkifli.wordpress.com/2013/04/03/manusia-dan-keindahan/
http://sanusiadam79.wordpress.com/2013/04/04/manusia-dan-keindahan/
dan Pemikiran Sendiri